Pendampingan Pengelolaan/Penyuluhan Sampah (3r) Kab. Manna

Main Article Content

Fameira Dhiniati

Abstract

Sampah merupakan sesuatu atau sisa-sisa dari proses yang dilakukan manusia terhadap berbagai hal dalam menghasilkan suatu produk tertentu, sisa-sisa ini terkadang di buat atau di posisikan sebagai sesuatu yang kadang sangat tidak berharga, bahkan di identikan sebagai sesuatu yang sangat menjijikan untuk di kelola sebagai sesuatu yang memiliki nilai lebih, keberadaan sampah yang sangat nyata terkadang menjadi sesuatu masalah yang sangat rumit dan sangat kompleks. Masalah sampah ini pada saat sampah tersebut sedikit terkadang seolah tidak tampak memiliki masalah, tetapi pada saat sampah tersebut bervolume sangat banyak maka masalah mulai di rasakan oleh penghuni di sekitarnya, misalnya kejadian yang luar biasa dari keberadaan sampah adalah pernah terjadi di Bandung, Bandung yang sering di sebut kota kembang pada saat pemerintah tak sanggup mengelola sampah dengan baik sebutannya menjadi Bandung Kota Sampah, lain lagi di Jakarta phenomena banjir yang setiap ada hujan hampir di pastikan terjadi banjir, salah satu penyebabnya adalah akibat sampah walau sebenarnya hal lain lebih dominan seperti akibat penggundulan di hulu sungai yang ada di Bogor. Penomena sampah ini memang sangat luar biasa, walau pun sangat banyak merugikan dan kesan yang melekat sangat menjijikan ini sebagai bukti dari kedisiplinan, dan kearifan masyarakat dalam berprilaku dalam kehidupannya bermasyarakat, jika tiap individu berprilaku sesuai norma dan tatanan kehidupan yang umum sebenarnya tak akan pernah terjadi permasalahan sampah ini. Tentu yang harus menjadi perhatian terutama bagi penyuluh adalah menyadarkan masyarakat untuk berpola dan tingkah hidup sesuai aturan yang sesuai aturan. Penomena dari sampah yang lain adalah ternyata di balik kesan dan imej yang buruk, penyebab banjir, banyak lalat, kotor, dan menjijikan ternyata terdapat sisi positif bagi beberapa orang yang kreatif, bagi orang-orang tertentu yang kreatif terkadang sampah ini bisa di jadikan sesuatu yang unik, menarik bahkan memiliki nilai jual yang cukup tinggi, misalnya di beberapa daerah di Jawa terdapat pengrajin olahan sampah atau limbah rumah tangga yang tak terlalu bermanfaat, misalnya kantong-kantong plastic bekas makanan dan sabun di bersihkan sehingga menjadi Tas atau tempan menyimpan sesuatu. Ini sampah menjadi sesuatu yang berharga sehingga memiliki nilai jual, bahkan sampah seperti sampah-sampah kayu bisa menjadi kerajinan tertentu.

Article Details

Section
Articles