Sistem Pakar Diagnosis Kesehatan Masyarakat Pedesaan Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto Berbasis Vb.Net

Main Article Content

Eko Suryana
Ahmad Fikri Salaby

Abstract

Kesehatan merupakan hal yang paling penting dalam kehidupan. Sehigga saat ini kualitas pelayanan kesehatan merupakan fokus utama dalam masyarakat. Dengan semakin berkembangnya kemajuan tekhnologi, saat ini penyakit sudah dapat dignoasa dengan menggunakan metode sistem pakar. perkembangan ilmu pengetahuan dapat lebih menspesifikkan penyakit-penyakit tersebut. Sistem pakar dapat membantu memerbikan informasi mengenai gejala gejala ataupun informasi kesehatan. Hal ini dapat membantu tenaga medis. Salah satu metode yang bisa digunakan adalah metode fuzzy. Dengan logika fuzzy diganosa di awali dari pengelompokkan gejala gejala dan kemudian dicari kaidah yang sesuai dengan diagnosa awal berdasarkan gejala gejala yang ada sehingga dapat disimpulkan hasil dari analisa tersebut dan menentukan jenis penyakitnya. Berdasarkan hasil analisa tersebut sistem ini dapat menangani proses diganosa penyakit dan membantu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

Article Details

How to Cite
Suryana, E., & Fikri Salaby, A. (2019). Sistem Pakar Diagnosis Kesehatan Masyarakat Pedesaan Menggunakan Metode Fuzzy Tsukamoto Berbasis Vb.Net. JURNAL ILMIAH BETRIK : Besemah Teknologi Informasi Dan Komputer, 10(02), 80-84. https://doi.org/10.36050/betrik.v10i02.17
Section
Articles

References

Alfian Fadli dkk, 2016. Sistem Pakar Diagnosa 33 Macam Penyakit Kulit Dan Kelamin Dengan Metode Fuzzy Inference Tsukamoto. Politeknik Negeri Malang. Malang.(134&135)

Hengki Tamando Sihotang, 2017. Perancangan Aplikasi Sistem Pakar Diagnosa Diabetes Dengan Metode Bayes. STMIK Pelita Nusantara.Medan (38) Turnip Mardi, 2015. Sistem Pakar Diagnosa Penyakit THT Menggunakan Metode Backward Chaining. Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer Universitas Prima Indonesia, Riau(1)

Konli Steven, 2014. Pelayanan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Di Puskesmas Desa Gunawan Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. , ejournal.ip.fisip.ac.id, 6 juli 2019